• Jelajahi

    Copyright © BIDIK NASIONAL
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Adv

    Iklan

    355 Jamaah Haji Kloter 14 Tapteng Resmi Berangkat, Wabup Mahmud Efendi Lubis Titip Pesan Kesabaran dan Keikhlasan

    RADAR ADMIN
    Sabtu, 09 Mei 2026, Mei 09, 2026 WIB Last Updated 2026-05-10T04:02:59Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Teks foto : Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi Lubis Menyerahkan Bendera Petaka Merah Putih Tanda Melepas Keberangkatan Jemaah Haji kepada Pimpinan Kloter 14 Riswansyah Abdul Muis Hasibuan di Aula Madinatul Hujjaj Asrama haji Medan (Ahmed) Rabu (7/5/2026) (Bidik Nasional/M.Syafii Harahap)


    Medan, ( Bidik Nasional ) - Suasana haru dan penuh kekhidmatan menyelimuti prosesi pmberangkatan jamaah calon haji Kloter 14 asal Kabupaten Tapanuli Tengah yang tergabung dengan Medan Simalungun, Pematang Siantar, Deli Serdang. di dalam Aula Madinatul Hujjaj Asrama haji Medan (Ahmed) Rabu (7/5/2026). Tangis keluarga, lantunan doa, serta nuansa adat yang kental mengiringi keberangkatan ratusan tamu Allah menuju Tanah Suci.


    Sebanyak 355 dhuyufurrahman resmi diberangkatkan dalam prosesi sakral yang menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Negeri Berbilang Kaum. Para jamaah membawa harapan besar untuk menunaikan rukun Islam kelima dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.


    Teks Foto : Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi Lubis, memberikan semangat dan menyalami para jamaah haji lanjut usia (lansia) yang akan berangkat menunaikan rukun Islam kelima menuju Tanah Suci. Rabu (7/5) (Bidik Nasuonal)


    Prosesi pelepasan dipimpin langsung Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi Lubis, yang hadir mewakili Bupati Tapanuli Tengah.


    Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menggema meneduhkan suasana. Tausiyah keagamaan kemudian disampaikan untuk mengingatkan para jamaah bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang penuh pengorbanan, keikhlasan, dan kesabaran.


    Doa bersama dipanjatkan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, keselamatan, serta kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci hingga kembali ke Indonesia.


    Tak hanya bernuansa religius, pelepasan Kloter 14 juga dibalut tradisi khas masyarakat Tapanuli Tengah melalui prosesi Tepung Tawar dan Upa-upa yang dipimpin tokoh adat serta alim ulama setempat. Taburan beras kunyit, siraman air doa, hingga suapan simbolis menjadi lambang restu masyarakat kepada para jamaah.


    Teks Foto : Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi Lubis, memberikan semangat dan menyapa para jamaah haji lanjut usia (lansia) yang akan berangkat menunaikan rukun Islam kelima menuju Tanah Suci. Rabu (7/5)  (Bidik Nasional/Syafii Harahap).


    “Tradisi ini bukan hanya simbol kebersamaan, tetapi juga bentuk doa restu masyarakat agar jamaah senantiasa dilindungi dan diberkahi dalam setiap langkahnya,” ujar salah satu tokoh adat.


    Suasana semakin mengharukan saat keluarga memeluk erat orang tua dan kerabat yang akan berangkat haji. Air mata dan doa menjadi saksi bahwa ibadah haji adalah perjalanan hati yang sarat makna dan pengorbanan.


    Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi Lubis menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan Allah SWT kepada ratusan warga Tapteng untuk menjadi tamu-Nya tahun ini.


    “Atas nama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, kesehatan, dan kekuatan lahir batin selama di Tanah Suci,” ujarnya.


    Mahmud juga menitipkan tiga pesan penting kepada seluruh jamaah, yakni menjaga kesehatan tubuh dan hati, saling tolong-menolong selama di Tanah Suci, serta menjalankan ibadah dengan niat tulus lillahi ta’ala.



    “Jaga kesehatan tubuh dan hati. Jalankan seluruh rangkaian ibadah dengan khusyuk dan sabar. Kami berharap Bapak Ibu kembali ke tanah air dengan membawa predikat haji mabrur,” tegasnya.


    Ia turut mengingatkan agar para jamaah menjaga nama baik Kabupaten Tapanuli Tengah selama berada di Arab Saudi.


    “Bapak Ibu adalah duta Tapanuli Tengah di Tanah Suci. Tunjukkan akhlak mulia, disiplin, dan santun,” tambahnya.


    Usai prosesi pelepasan, rombongan Kloter 14 diberangkatkan menuju Asrama Haji Medan untuk menjalani tahapan akhir sebelum bertolak ke Arab Saudi. Di embarkasi, jamaah akan mengikuti pemeriksaan kesehatan, pembagian gelang identitas, serta manasik pemantapan sebelum diterbangkan menuju Tanah Suci.


    Keberangkatan ini sekaligus menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dalam memberikan pelayanan maksimal kepada jamaah haji, mulai dari manasik, administrasi, hingga pendampingan kesehatan.


    Dari pesisir Tapanuli Tengah menuju Masjidil Haram, Kloter 14 membawa ratusan kisah perjuangan. Ada jamaah yang menabung puluhan tahun, menjual aset demi biaya haji, hingga menggantikan orang tua yang telah wafat.


    Semua disatukan dalam satu niat suci: menyempurnakan rukun Islam kelima dan meraih haji mabrur.

    (M. Syafii Harahap)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    NamaLabel

    +