Teks keterangan foto : Bupati Batu Bara, Dr. H. Baharuddin, S.H., M.Si., menyematkan selempang penghargaan kepada perwakilan petugas Kloter 04 Debarkasi Medan pada acara penyambutan jemaah haji di Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan, Jumat (5/6/2026). Pemberian penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan pelayanan petugas dalam mendampingi 354 jemaah haji selama pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci hingga kembali ke Tanah Air dengan selamat. MEDAN, (Bidik Nasional) – Suasana haru, bahagia, dan penuh rasa syukur mewarnai penyambutan jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 04 Debarkasi Medan yang kembali ke Tanah Air setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Sebanyak 360 orang yang terdiri dari 354 jemaah haji dan enam petugas kloter tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Jumat (5/6/2026) pukul 18.44 WIB. Selanjutnya, rombongan diterima secara resmi di Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/Debarkasi Medan.
Kepulangan Kloter 04 menjadi bagian dari proses pemulangan jemaah haji Sumatera Utara Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Setelah menjalani perjalanan ibadah lebih dari 40 hari di Makkah, Arafah, Muzdalifah, Mina, dan Madinah, para jemaah akhirnya kembali ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga.
Prosesi penyambutan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara sekaligus Ketua PPIH Embarkasi/Debarkasi Medan, Dr. H. Zulkifli Sitorus, M.A. Turut hadir Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin, S.H., M.Si., Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP., serta sejumlah pejabat daerah, kepala kantor Kementerian Haji dan Umrah kabupaten/kota, unsur PPIH, stakeholder terkait, dan insan pers.
Berdasarkan data PPIH Debarkasi Medan, Kloter 04 berjumlah 360 orang yang terdiri atas 150 jemaah laki-laki dan 210 jemaah perempuan. Jemaah berasal dari berbagai daerah di Sumatera Utara, yakni Kabupaten Batu Bara sebanyak 187 orang, Kota Tebing Tinggi 81 orang, Kabupaten Langkat 45 orang, Kabupaten Dairi 17 orang, Kabupaten Karo 13 orang, Kota Gunungsitoli lima orang, Kabupaten Serdang Bedagai empat orang, serta masing-masing satu orang dari Kota Medan dan Kota Binjai.
Dalam sambutannya, Ketua PPIH Embarkasi/Debarkasi Medan, Dr. H. Zulkifli Sitorus, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah yang telah kembali ke Tanah Air dengan selamat.
“Selamat kembali ke tanah air, kembali ke kampung halaman dan kembali berkumpul bersama keluarga tercinta. Kami meyakini bapak dan ibu saat ini berada dalam kebahagiaan yang luar biasa setelah menyelesaikan ibadah haji dan kembali dengan selamat,” ujarnya.
Zulkifli menegaskan bahwa nilai kemabruran haji tidak hanya diukur dari keberhasilan menjalankan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci, tetapi juga tercermin dari perubahan sikap dan perilaku setelah kembali ke tengah masyarakat.
Menurutnya, seorang haji yang mabrur akan semakin taat kepada Allah SWT sekaligus memiliki kepedulian sosial yang lebih tinggi terhadap sesama.
“Setelah kembali ke daerah masing-masing, bapak dan ibu diharapkan menjadi teladan yang menebarkan kebaikan, memperkuat persaudaraan, serta membawa manfaat bagi lingkungan sekitar,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin bersama Wakil Bupati Syafrizal melakukan pengalungan selempang penghargaan kepada petugas Kloter 04 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pelayanan selama mendampingi jemaah di Tanah Suci.
Penghargaan diberikan kepada Ketua Kloter Muhammad Reza Fahlevi dan Dokter Kloter dr. Muhibbah Nasution yang mewakili seluruh petugas kloter.
Usai penyambutan, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Medan melalui dr. Ni Nyoman Rina Pujiastuti memberikan edukasi kesehatan kepada para jemaah. Ia mengimbau agar seluruh jemaah melakukan pemantauan kesehatan selama 21 hari setelah kepulangan hingga 26 Juni 2026.
Jemaah juga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala demam, batuk, pilek, atau sesak napas, serta tetap menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
“Kami mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan, menggunakan masker saat berada di keramaian, mencuci tangan dengan sabun, mengonsumsi makanan bergizi, memenuhi kebutuhan cairan tubuh, dan beristirahat yang cukup. Semoga seluruh jemaah menjadi haji yang mabrur dan mabrurah,” ujarnya.
Sementara itu, pihak Garuda Indonesia menyampaikan permohonan maaf kepada para jemaah terkait keterlambatan sebagian bagasi. Keterlambatan tersebut disebabkan adanya pemeriksaan lanjutan terhadap bagasi di Bandara Jeddah sebelum keberangkatan menuju Indonesia.
Meski demikian, pihak maskapai memastikan seluruh bagasi yang masih dalam proses pengiriman akan segera didistribusikan kepada pemiliknya setelah tiba di Bandara Kualanamu. PPIH Debarkasi Medan juga memastikan pelayanan kepada jemaah tetap diberikan hingga seluruh barang bawaan diterima dengan baik.
Setelah seluruh rangkaian penyambutan selesai, jemaah dipulangkan secara bertahap menuju daerah asal masing-masing guna memastikan proses pengambilan bagasi dan perjalanan pulang berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Kepulangan Kloter 04 Debarkasi Medan tidak hanya menandai berakhirnya perjalanan ibadah di Tanah Suci, tetapi juga menjadi awal pengabdian baru bagi para jemaah di tengah masyarakat. Mereka diharapkan mampu menjaga kemabruran hajinya, menjadi teladan dalam kehidupan sosial dan keagamaan, serta membawa keberkahan bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat luas. (Syafii)







.jpeg)







.jpeg)








Tidak ada komentar:
Posting Komentar